Mekanisme monologam dengan titan sebagai logam transisi , diperlihatkan skema dibawah, monomer dikompleksasi pada atom Ti yang terekspos di atas permukaan katalis melalui atom kalor yang lepas. Terjadi rekasi penyisipan yang menggeser posisi octahedral yang kosong. Kemudian terjadi perpindahan rantai untuk menyusun kembali tempat yang kosong diatas permukaan.

Skema Mekanisme monologam polimerisasi Ziegler-natta
Penyisipan merupakan tahap kunci yang telah dibuktikan melalui isolasi dan karakterisasi sinar-X dari produk penyisipan mula-mula (5) yang terbentuk oleh reaksi (A) antara monomer yaitu trimetil silana (3), dan kompleks yang dapat larut (4) (C5H5 = siklopentadienil). Diusulkan komponen aktifnya adalah suatu spesies titanium elektrofilik (6) yang terbentuk dalam kesetimbangan.

Banyak jenis monomer non polar yang dapat dipolimerisasi dengan katalis Ziegler-Natta dan seuai perkiraan, aktivitas monomer menjadi berkurang dengan naiknya rintangan sterik di seputar ikatan rangkap dua. Berikut urutan reaktivitas untuk 1-alkena :

Terminasi rantai yang tumbuh bisa terjadi dengan sejumlah cara. Transfer rantai ke monomer atau transfer hidrida internal yang menghasilkan ujung-ujung rantai tak jenuh.
Zat transfer pilihan untuk pengontrolan berat molekul adalah molekul hidrogen karena bereaksi bersih tanpa residu dan biaya rendah.yang mana terminasi sesungguhnya ditimbulkan oleh senyawa-senyawa yang mengandung hidrogen aktif.

Tiga tipe kurva laju telah diidentifikasi : tipe laju konstan, menurun dan kombinasi unsure-unsur kedua tipe tersebut. dari gambar memperlihatkan apa yang dinyatakan sebagai periode induksi, yaitu periode waktu yang membawa ke laju maksimum. Menurunnya laju diakibatkan factor seperti perubahan struktur yang mengurangi jumlah atau aktivitas pusat-pusat aktif, dan perlindungan -pusat aktif oleh polimer yang mencegah mendekatnya monomer.

Gambar. Tipe-tipe kurva laju yang ditemukan dalam polimerisasi Ziegler-Natta (A) konstan; (B) menurun; dan (C) menurun ke konstan
Komentar Sahabat